Pembangunan Jembatan di Kecamatan Seririt Berjalan Aman dan Terkendali,Tahap Pondasi Terus Dikebut

SERIRIT, (22/04/2026) — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperkuat konektivitas antar desa serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan gantung dengan panjang bentangan 60 meter tersebut telah mencapai 16,5 persen. Pada pelaksanaan kegiatan hari Selasa, pekerjaan difokuskan pada sejumlah tahapan awal konstruksi, khususnya pada pembangunan pondasi dan struktur penyangga utama jembatan. Pekerjaan pemasangan batu gunung untuk lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 36,5 persen. Sementara itu, pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul telah mencapai 15,5 persen, disusul pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat sebesar 13 persen serta pengecorannya sebesar 14 persen. Di sisi lain, progres pekerjaan pada tepi jauh juga terus menunjukkan perkembangan, di antaranya pembesian pondasi tiang pylon dan bandul yang telah mencapai 9 persen serta pengecoran pondasi sebesar 11 persen. Kegiatan penggalian lubang anchor bentangan bawah mulai dilaksanakan dengan capaian 0,5 persen, sedangkan pekerjaan lainnya seperti mapping lokasi pemasangan anchor, pembuatan garpu dan anchor, serta pemasangan plang identitas jembatan masih dalam tahap persiapan dengan progres 0 persen. Adapun pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di kedua sisi jembatan telah rampung 100 persen. Selain pekerjaan konstruksi, kegiatan dropping dan pelangsiran material juga terus dilakukan guna mendukung kelancaran pembangunan. Pada tepi dekat, progres pelangsiran material telah mencapai 14,5 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, pada tepi jauh capaian pelangsiran material sebesar 9,5 persen. Pembangunan jembatan ini melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 6 orang dan Zibang 2 orang, serta didukung partisipasi aktif masyarakat setempat sebanyak 12 orang. Secara umum, pelaksanaan kegiatan berjalan dalam situasi aman dan terkendali dengan kondisi cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari. Untuk tahapan selanjutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh serta pengerjaan lantai kerja, disertai dengan pelangsiran material tambahan guna mempercepat proses pembangunan. Diharapkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dapat segera rampung sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Seririt dan sekitarnya.